Transportasi Darat Masuk Prioritas Peta Jalan Hidrogen, Koridor Jawa Disiapkan Jadi Titik Awal

Transportasi Darat Masuk Prioritas Peta Jalan Hidrogen, Koridor Jawa Disiapkan Jadi Titik Awal
Transportasi darat masuk prioritas peta jalan hidrogen, dengan koridor Jawa disiapkan untuk tahap awal.

TERBARUKAN.COM — Transportasi darat masuk prioritas peta jalan hidrogen, dengan koridor Jawa disiapkan untuk tahap awal. Dalam roadmap kerja sama Indonesia-Jepang, sektor transportasi darat dinilai menjadi salah satu area yang paling memungkinkan untuk didorong lebih awal seiring tingginya kebutuhan logistik dan tekanan pengurangan emisi.

Dokumen Indonesia–Japan Collaboration Roadmap for Accelerating a Hydrogen Ammonia Society in Indonesia (HASI) memetakan bahwa kendaraan berbasis hidrogen, terutama untuk kebutuhan logistik dan angkutan komersial, berpotensi berkembang di koridor utama Pulau Jawa. Kawasan industri, pelabuhan, dan jalur logistik utama dinilai bisa menjadi titik awal pembangunan ekosistem kendaraan hidrogen.

Arah pengembangannya meliputi penggunaan truk fuel cell, kendaraan berbahan bakar hidrogen untuk distribusi barang, serta pembangunan hydrogen refueling station atau stasiun pengisian hidrogen. Dalam lampiran dokumen, jaringan stasiun pengisian hidrogen di Jawa juga sudah masuk daftar peluang proyek yang bisa dijajaki.

Bagi masyarakat, manfaat yang paling terasa berada pada sisi jangka panjang, yakni dorongan menuju angkutan barang yang lebih bersih dan efisien. Jika implementasinya berkembang, sektor logistik dapat menjadi salah satu pengguna awal teknologi hidrogen sebelum masuk lebih luas ke transportasi umum atau kendaraan pribadi.

Meski begitu, tantangan utama di sektor ini masih besar. Infrastruktur pengisian belum tersedia luas, kendaraan fuel cell masih mahal, dan regulasi teknis untuk kendaraan hidrogen belum sepenuhnya mapan. Selain itu, investasi awal untuk stasiun pengisian dan rantai distribusi bahan bakar juga dinilai masih tinggi.

Karena itu, roadmap menempatkan fase awal pada skala terbatas dan koridor tertentu. Jepang dipandang penting karena memiliki pengalaman pengembangan kendaraan hidrogen, infrastruktur pengisian, dan dukungan demonstrasi teknologi yang bisa dipakai sebagai pijakan di Indonesia.

Baca juga:  Webinar Ekonomi Hijau dan Biru: Langkah Strategis Menuju Indonesia Emas 2045

Dengan pendekatan bertahap, sektor transportasi darat ditempatkan sebagai salah satu etalase awal penerapan ekonomi hidrogen, terutama di wilayah dengan pergerakan logistik tinggi dan kebutuhan emisi rendah yang semakin mendesak. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *